Posts

Kerang Laut

Image
The Salewatangs, -  Dua orang anak nelayan sedang bermain-main di pinggir pantai. Mereka sedang memandangi dengan terheran-heran mengapa hari ini ada ribuan kerang terdampar. Ayah mereka mengatakan, bahwa fenomena hewan laut yang terdampar sering terjadi dalam beberapa tahun sekali. Biasanya karena ada ombak luar biasa besar disertai hembusan angin yang kuat, sehingga hewan-hewan kecil akan terlempar ke daratan. Salah satu dari anak itu kemudian meraih seekor kerang yang kelihatannya masih hidup, kemudian ia melemparkannya jauh ke lautan. Temannya tentu merasa aneh dengan perbuatannya itu, "Apa yang kamu lakukan?" "Menyelamatkan kerang itu! Sepertinya dia masih bergerak-gerak!" "Tetapi di sini ada ribuan kerang terdampar. Apa artinya kamu menyelamatkan cuma seekor kerang saja?" "Mungkin bagi seluruh jumlah kerang di sini perbuatanku tidak ada artinya! Tapi bagi satu ekor kerang yang tadi, perbuatanku adalah hal paling berarti baginya!...

Pak Harto Ke Galesong Saat Pesta Nelayan

Image
The Salewatangs - Galesong Kota, sebutan untuk ibukota kecamatan Galesong sejak dulu, adalah rumah para pemberani, pada komunitas nelayan, petani, pedagang antar pulau dan warga yang sejatinya bangga sebagai bagian keluarga besar Kerajaan Galesong nun lampu. Kerajaan yang merupakan pilar Sombaya di Gowa nan mahsyur dan telah menyita perhatian banyak orang termasuk di jaman Soeharto. Tak banyak yang tahu kalau di tahun 70-an, ada satu pesta nelayan pernah digelar di Galesong, Takalar Sulawesi Selatan dan dihadiri penguasa Orde Baru, Soeharto. Dia datang ke kompleks ‘Bungung Barania’ di pesisir barat Galesong dan membaur ribuan nelayan yang bersukacita di Hari Nelayan. Soeharto menaruh minat ke Galesong sebab di kawasan pesisir inilah pernah lahir pejuang pantang menyerah bernama I Mannindori Karaeng Tojeng. “Saat Pak Harto datang itu ada perlombaan seperti lomba perahu, parade nelayan dan lain-lainnya. Dia juga berkunjung ke bungung barania,” kata Professor Aminuddi...

Perbedaan Hari Idul Adha 1439H Di Indonesia Dan Saudi Karena Beda Mathla'

Image
_Pemerintah Indonesia menetapkan 1 Dzulhijjah bertepatan 13 Agustus 2018 M. Sementara Arab Saudi menetapkannya bertepatan 12 Agustus 2018 M. Artinya, Hari Idul Adha 1439H di Indonesia berbeda dengan di Saudi. Kalau di Saudi bertepatan 21 Agustus,  di Indonesia 22 Agustus. Sementara wukuf di Arafah akan berlangsung pada 20 Agustus 2018. "Terjadinya perbedaan Idul Adha 1439 H antara Indonesia dan Arab Saudi karena perbedaan mathla' (tempat terbitnya bulan baru atau hilal)," terang Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah A Juraidi di Jakarta, Senin (13/08). Menurutnya,  posisi geografis Indonesia di sebelah timur Arab Saudi. Secara waktu, matahari terbenam lebih dulu di Indonesia. "Posisi hilal akhir Dzulqa'dah 1439H di Indonesia masih berada di bawah ufuk, sehingga tidak bisa dirukyat (dilihat)," ujar Juraidi. "Berdasarkan  data hisab, posisi hilal akhir Dzulqa'dah 1439H di Indonesia berkisar antara minus 1 derajat 43 menit sampa...

Gempa Bumi Termasuk Di Antara Tanda Dekatnya Kiamat

Image
The Salewatangs, -  Di antara tanda dekatnya kiamat adalah seringnya terjadi gempa bumi. Disebutkan dalam hadis dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لا تقوم الساعة حتى يقبض العلم ويتقارب الزمان وتكثر الزلازل ، وتظهر الفتن ، ويكثر الهرج ” قيل وما الهرج يا رسول الله ؟ قال : القتل القتل “Tidak akan terjadi kiamat, sampai ilmu itu diangkat, waktu semakin pendek, banyak gempa bumi, fitnah meraja lela, dan banyak terjadi al-haraj.” Sahabat bertanya, apa itu al-haraj? Beliau menjawab: “Pembunuhan, pembunuhan”. (HR. Bukhari) Bukan Hanya Fenomena Alam!! Sebagian orang tidak menerima pernyataan gempa sebagai peringatan dari Allah. Mereka beranggapan bahwa gempa sama sekali tidak memiliki kaitan dengan perbuatan dan maksiat manusia. Kejadian gempa itu murni fenomena alam, bukan hukuman tuhan. Beristigfar, bukanlah solusi yang tepat dalam hal ini. Jawaban pernyataan ini, sesungguhnya Allah menjelaskan bahwa gempa bumi, statusnya s...

Juku’ Pallu Ce’la Bile’ (Ikan Asin Kaleng) Di Galesong

Image
Di Galesong ,   Makanan yang satu ini, adalah salah satu makanan khas Suku Makassar, namun jenis makanan ini banyak saya jumpai di daerah pinggiran pantai Galesong Raya (Kecamatan Galesong, Galesong Utara, dan Galesong Selatan). Dari sumber wawancara salah satu tokoh Masyarakat Galesong, Daeng Nappa bahwa jenis makanan Pallu Ce’la Bile’ (dalam bahasa Indonesia ikan asin yang diletakkan di dalam kaleng) ini telah ada sejak tahun 1930 silam. Dan mulai banyak di konsumsi masyarkat pada tahun 1960 an di Galesong. Proses pembuatan makanan khas jenis ini, boleh dikatakan gampang-gampang susah karena proses pembuatannya perlu ketelitian salah satunya dalam memberikan takaran garam dan bumbu kunyitnya. Ikan yang digunakan pun harus ikan segar yang baru diangkat dari laut. Keterangan : Foto Ikan Pallu Ce'la Bile (Ikan Asin Didalam Kaleng) Pertama kali, ikan Pallu Ce’la ini di tahun 1960 an masih digunakan satu jenis ikan saja yakni orang Galesong menamakannya ikan s...

Ikan Terbang (Tuing-Tuing) Jasamu Turun Temurun Di Galesong

Image
Ikan Terbang (Tuing-Tuing) Jasamu Turun Temurun Di Galesong The Salewatangs - Ikan terbang atau orang Galesong menamainya dengan ikan tuing tuing/ikan torani bagi rakyat galesong raya sudah tak asing lagi dengan jenis ikan ini. Torani nama bisa saja berasal dari nama tubarani (pemberani), karena ikan ini bagi rakyat galesong merupakan ikan yang bisa diperoleh di perairan yang dalam dan perairan yang memiliki arus kuat sehingga keberanian dan kekokohan dalam memperoleh ikan butuh perjuangan yang kuat. Foto : Ikan Terbang (Orang Galesong menamakannya Tuing-Tuing/Juku'Torani) Ikan yang memiliki khas bisa terbang meluncur hingga capai diatas kapal nelayan, hingga tak heran jika ikan ini dimata nelayan galesong memiliki keistimewaan tersendiri. Tak hanya sampai disitu,  ikan torani menjadi salah satu sumber rejeki bagi sebahagian besar masyarakat nelayan galesong,  keistimewaan inilah yang menjadi ikan dambaan hati orang galesong dikarenakan memiliki manfaat yang begitu...

"Tude" Kerang Laut Musiman Di Perairan Galesong

Image
Berapa minggu terakhir ini masyarakat di sepanjang pesisir wilayah Galesong yang terdiri atas tiga kecamatan disibukan dengan aktifitas mencari Tude, sejenis kerang laut. Wilayah yang terletak disebelah barat Kabupaten Takalar ini memang merupakan wilayah pesisir dan telah terkenal dengan beragam hasil lautnya. "Seperti tahun-tahun sebelumnya setiap awal musim angin timur Tude biasanya melimpah diperairan Galesong Raya (Galesong Utara, Galesong Selatan, dan Galesong) Kerang laut ini biasanya lebih banyak muncul ketika sore hingga tengah malam. Dan akan semakin banyak ketika sedang terjadi surut air laut. Bahkan menurut warga banyak dari mereka yang berburu Tude hingga larut malam. Sedangkan menurut keterangan Dg. Ngintang, yang juga warga dusun Ujung Kassi mengatakan bahwa warga biasanya turun ke laut Attude (aktifitas mencari Tude) pada saat malam hingga menjelang subuh. Pada waktu-waktu itu biasanya Tude lebih banyak ditemukan. Aktifitas mencari kerang laut ini ternya...